Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Ratusan Kantor Broker Properti Singapura Tutup

Ratusan Kantor Broker Properti Singapura Tutup – Banyaknya aturan dan seluk beluk pengurusan izin usaha yang terkadang menyulitkan para pelakunya, ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia saja.

Baru-baru ini bisnis properti Singapura di kabarkan sedang mengalami penurunan. Jatuhnya harga dan penerapan pembaruan lisensi berdampak signifikan pada bisnis jasa broker di negera tetangga tersebut.

Dari keterangan Council for Estate Agencies (CEA) atau Asosiasi Agen Properti setempat, kejatuhan dan penerapan pembaruan lisensi tersebut menelan korban 104 kantor broker harus gulung tikar alias tutup.

Sejumlah 3.573 agen broker properti tersebut juga hengkang dan berpaling dari bisnis jasa ini.

Ratusan Kantor Broker Properti Singapura Tutup

Menurut Heng Whoo Kiat seperti dilansir dari Business Times “Ini bisa jadi merupakan refleksi dari sentimen pasar properti”.

Baca juga:

Dari cataatan CEA pada 1 January 2015 hanya ada 1.369 kantor broker dan 29.262 makelar resmi yang terdaftar di CEA.

Tutupnya ribuan agen properti tersebut sebenarnya bisa dengan mudah dipahami. Pasalnya dibawah peraturan baru, broker lama diwajibkan untuk memperbarui atau renew pendaftaran tahunan mereka tepat waktu.

Sedangkan broker baru harus menyelesaikan kursus dan lulus ujian kualifikasi. Untuk mengurus semua ini, mereka dibebani biaya dengan nilai tertentu.

Semoga saja aturan izin usaha agen, atau broker properti di Indonesia tidak demikian, sehingga bisnis di sektor ini dapat menguntungkan banyak pihak.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *