Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Perbedaan Nilai Investasi Properti Dan Saham

Kali ini saya akan menulis artikel yang mengulas salah satu perbedaan nilai investasi properti dan saham yang saya pikir penting untuk kita ketahui.

Seperti yang pernah di tuliskan oleh Dolf De Ross dalam bukunya Real Estate Riches yaitu mengenai mengapa properti merupakan investasi yang sangat bagus dan merupakan investasi terbaik jika dibandingkan dengan investasi lainnya seperti invesatasi di pasar saham.

Oke, langsung saja dibawah ini akan dijelaskan salah satu pernyataan mengapa investasi properti merupakan investasi yang sangat bagus jika dibandingkan dengan investasi di pasar saham.

Berapa nilai saham yang bisa anda beli jika anda punya uang Rp 1 miliar cash?

Pertanyaan seperti ini seringkali ditanyakan oleh Dolf De Ross dalam beberapa seminar propertinya. Dengan memiliki uang cash sebanyak 1 M tersebut, jika anda hendak melakukan investasi di pasar saham pada kenyataannya atau seringkali anda hanya bisa membeli saham yang nilainya tepat sebesar uang cash yang anda miliki yaitu Rp 1 M.

Nah, sekarang mari kita bedakan jika anda berinvestasi di properti dengan uang cash sebesar Rp 1 M tersebut. Dengan uang sejumlah 1 M tersebut tentu saja anda bisa membeli satu rumah tepatnya dengan harga 1 M, akan tetapi anda juga bisa membeli property seharga 2M atau bahkan membeli property seharga 3 Rp Milyar.

Ya, caranya tentu saja anda bisa lakukan dengan mengambil kredit atau KPR dari bank atau lembaga keuangan lainnya yang tentunya bersedia membantu mendanai pembelian properti anda hingga 80% dari harga properti tersebut.

Sekarang mungkin anda akan bertanya bagaimana untuk pembayaran angsuran setiap bulannya ke bank yang tentunya pasti lebih tinggi, karena pada saat ini bank sendiri telah memberikan bunga KPR yang tinggi dengan rata-rata 11-13% untuk fasilitas KPR.

Jika anda membeli properti dengan bijak, maka untuk pembayaran cicilan KPR anda ke bank setiap bulannya anda bisa memanfaatkan penghasilan dari properti yang anda beli, seperti penghasilan dari hasil sewa atau kontrak properti tersebut, dan bahkan anda bisa juga mencetak uang atau pasif income jika anda berhasil memperoleh pendapatan atau cashflow positif dari properti tersebut setelah di potong total pengeluaran yang anda keluarkan setiap bulannya.

Sekarang mari kita analisa, jika anda membeli properti misalnya seharga Rp 3 M dengan modal hanya 1 M, maka aset anda saat ini di properti tersebut adalah sebesar Rp 1M, dan selanjutnya jika pembelian properti anda dilakukan dengan tepat dan bijak maka properti tersebut akan mampu memberikan pasif income setiap bulannya kepada anda.

Bukan saja hanya pasif income yang bisa dihasilkan oleh properti tersebut, seiring dengan berjalannya waktu dari tahun ke tahun, maka capital gain atau kenaikan harga dari properti anda akan terus bertumbuh dan meningkat.

Oke, demikian dulu artikel Perbedaan Nilai Investasi Properti Dan Saham untuk kali ini, semoga bermanfaat untuk anda.

Baca juga artikel ini Cara Beli Rumah Tanpa Uang

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *