Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Penyebab Mengapa 40 Persen Penduduk Indonesia Tak Mampu Beli Rumah

Penyebab Mengapa 40 Persen Penduduk Indonesia Tak Mampu Beli Rumah ~ Kondisi ekonomi Indonesia yang masih belum stabil memberikan dampak yang kuat terhadap daya beli masyarakat, misalnya saja kemampaun masyarakat Indonesia yang di ketahui hingga kini dari total jumlah penduduk sebanyak 40 % tidak mampu membeli rumah.

Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR) mencatat ada setidaknya 25 juta keluarga yang hingga hari ini belum bisa membeli rumah. Jumlah di atas setara dengan 40% penduduk Indonesia.

Direktur Jendral Pembiayaan Rumah Kementerian PURR, Maurin Sitorus dalam sebuah diskusi di Hotel Sahid Senin 09/11/2015, mengatakan di negara kita ada sekitar 25 juta keluarga yang statusnya homeless (tidak memiliki rumah).

Asumsinya rata-rata satu keluarga terdiri dari 4 orang, maka terdapat sekitar 100 juta orang atau sekitar 40% dari total jumlah penduduk Indoenesia yang saat ini mencapai 250 juta orang tidak mampu beli rumah.

Penyebab  Mengapa 40 Persen Penduduk Indonesia Tak Mampu Beli Rumah

Gambar: Contoh rumah hunian

Dari hasil identifikasi timnya, ia mengatakan di lapangan di ketahui bahwa ada permasalahan paling mendasar yang menyebabkan sebuah rumah tangga tidak mampu membeli rumah hunian.

1.Tidak memiliki dana yang cukup

Permasalahan mendasar mengapa hingga 40% orang Indonesia hingga saat ini tidak mampu membeli rumah hunian adalah karena masalah dana yang tidak cukup untuk membeli rumah, bahkan untuk membayar uang muka atau down payment.

Kalau mereka sudah punya uang muka, biasayanya mereka akan mentok karena anggarannya mereka tidak punya, ujar dia.

Baca juga:

Cara Beli Rumah Tanpa DP

Cara Mudah Over Kredit Rumah

Membeli Rumah Dengan Cara Cash Bertahap

2.Terganjal persyartan pengajuan KPR

Masalah kedua adalah adanya masalah persayaratan ketika mengajukan Kredit Pembiayaan Rumah (KPR) perbankan lantaran tidak memiliki sumber penghasilan tetap.

Misalnya saja pedagang sayur yang memiliki income Rp 7 juta per bulan. Atau orang yang bekerja di perusahaan outsourcing (alih daya) yang kontraknya waktu tertentu saja. Secara finansial mereka ini mampu, tapi tetap saja harus terganjal masalah status pendapatan mereka yang tidak menetap, sehingga mereka tidak bisa beli rumah dengan pemiayaan KPR.

Untuk itu pihaknya terus memikirkan skema pembiayaan perumahan yang dapat memudahkan berbagai kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut bisa memiliki rumah.

Sebab itu kita ada FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) serta bantuan uang muka (BUM) Rp 4 juta per rumah, ada subsidi selisih bunga. Itu semua bertujuan untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah. Ke depan kita akan buat terobosan untuk memecahkan masalah yang lain, ungkapnya.

Demikian artikel Penyebab Mengapa 40 Persen Penduduk Indonesia Tak Mampu Beli Rumah semoga bermanfaat.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *