Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Pentingnya Memulai Investasi Properti Dengan Cashflow Positif

Kali ini saya akan mengulas bagaimana pentingnya memulai investasi properti dengan cashflow yang positif. Jika kita perhatikan banyak orang ketika mengetahui dan sudah belajar tentang investasi properti akan  menjadi sangat berambisi untuk segera bertindak dan segera mendapatkan properti yang dia anggap dapat memberikan keuntungan besar.

Khususnya bagi orang yang baru belajar tentang investasi properti mungkin juga pernah mengalami ambisi yang menggebu-gebu untuk segera mencari properti, kemudian melakukan penawaran dan mendapatkan deal. Hal ini semakin didorong karena banyaknya juga nasehat-nasehat yang diberikan oleh pakar-pakar properti untuk jangan tunggu untuk membeli properti, sebaliknya beli dan tunggu.

Kondisi seperti ini juga saya alami ketika pertama kali mencoba membeli properti. Saat itu saya banyak belajar tentang salah satu cara untuk kaya, dan mendapatkan financial freedom yaitu melalui properti seperti yang banyak diajarkan oleh Robert Kiyosaki, Robert G Allen, Dolf De Ross, Joe Hartanto dan lainnya.

Setelah beberapa bulan saya belajar tentang properti, maka saat itu saya menjadi sangat berhasrat untuk segera memiliki properti pertama. Dengan bermodal pengetahuan dari guru-guru properti tersebut, kemudian saya membuat rencana untuk sesegera mungkin membeli properti.

Di minggu-minggu pertama saya memulai mencari sebanyak mungkin informasi iklan properti dijual, baik itu dari koran-koran lokal, broker properti, depelover, tetangga, survei lokasi sendiri, sampai dengan informasi  yang bertebaran di internet seperti dari situs olx.co.id, berniaga.com, rumah123.com dan lainnya.

Setelah mendapatkan ribuan informasi iklan rumah dijual, kemudian saya mulai melakukan penyaringan atau seleksi pada rumah yang saya anggap berpotensi memberikan cashflow yang bagus kedepannya, dan tentu saja saya sesuaikan juga dengan budget atau dana yang sudah saya rencanakan.

Berlanjut kehari berikutnya, saya mulai menghubungi para penjual properti yang sudah saya seleksi tersebut satu persatu. Setelah melakukan janjian untuk survei ke lokasi properti tersebut dengan pemilik rumah, selanjutnya negoisasi harga pun dilakukan.

Singkat cerita, dengan perjuangan dan kerja keras yang tidak mengenal lelah tersebut, akhirnya saya berhasil membeli properti pertama saya tanpa waktu yang lama. Saat itu saya merasa sangat senang dan berbangga hati, maklum ini merupakan pembelian properti yang pertama saya lakukan.

Namun apakah untung atau cashflow yang baik seperti yang direncanakan di awal tersebut bisa saya dapat? Jawabannya, tidak sama sekali.. Sangat banyak kesalahan yang saya lakukan pada saat membeli properti tersebut mulai dari kesalahan menghitung penghasilan yang saya anggap untung di awal ternyata setelah berjalan, bukan cashflow positif yang didapat, sebaliknya yang terjadi adalah cashout atau pengeluaran yang banyak.

Bukan saja hanya pada kesalahan mengitung untung atau rugi dari penghasilan properti tersebut, selanjutnya saya harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang saya pikir cukup memberatkan saya untuk melakukan renovasi kembali. Beberapa kesalahan tersebut tidak bisa saya hindari meskipun sudah banyak belajar bagaimana untuk menghindarinya.

Nah, dari pengalaman tersebut ada beberapa hal penting yang ingin saya sampaikan kepada anda pada saat membeli properti khususnya yang baru pertama kali.

Sebagai saran untuk dapat meminimalisir kesalahan atau kerugian besar, maka anda sangat dianjurkan untuk tidak pernah jatuh cinta atau tertarik kepada properti itu sendiri. Anda harus tetap fokus, dan menilai properti tersebut pantas dibeli hanyalah karena adanya cashflow yang baik atau positif. Untuk itu hitunglah dengan cermat dan bijak kemudian pertimbangkan hal-hal apa saja yang harus dilakukan setelah membeli properti tersebut, apakah perlu melakukan renovasi kembali atau tidak? Jika ya hitung kembali biaya untuk melakukan renovasi tersebut.

Seperti kata bijak lebih cepat lebih baik, maka kata bijak tersebut harus anda gunakan dengan hati-hati ketika membeli properti, karena membeli properti tidaklah sama dengan membeli baju anda ataupun sayuran yang setiap hari bisa anda lakukan dengan mudah di pasar.

Properti merupakan aset yang mahal, dan mungkin juga anda bisa membelinya harus menunggu sampai waktu yang cukup lama, tentu anda tidak mau kehilangan uang besar ketika anda membeli bukan? Untuk itulah pentingnya buat kita untuk tetap fokus dan memahami pentingnya memulai cashflow positif pada saat membeli atau investasi properti pertama kali.

Demikian dulu tulisan saya untuk Pentingnya Memulai Investasi Properti Dengan Cashflow Positif semoga bermanfaat untuk anda.

Baca juga artikel ini Belajar Invesatasi Dengan Game Cashflow Robert Kiyosaki

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *