Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Pentingnya Memperhatikan Kondisi Bangunan Properti Sebelum Membeli

Pentingnya Memperhatikan Kondisi Bangunan Properti Sebelum Membeli ~ Meskipun topik ini sudah pernah di bahas pada postingan sebelumnya, tidak ada salahnya kembali di ulas di artikel kali ini.

Selain dari faktor lokasi dan harga, kondisi bangunan menjadi salah satu kunci penting yang harus di pertimbangkan pada saat ingin membeli properti.

Seberapa pentingkah kondisi bangunan untuk di perhatikan?

Jika anda hanya fokus melihat harga dan lokasi saat membeli properti, maka anda kehilangan satu faktor penting lainnya yaitu kondisi dari bangunan. Kondisi bangunan yang siap pakai atau tidak memerlukan biaya perbaikan lagi akan menguntungkan pembeli, namun bagaimana jika sebaliknya biaya yang di keluarkan cukup memberatkan untuk perbaikan rumah yang akan anda beli?

Bangunan yang sudah tua dan banyak kerusakan dimana-mana akan berpotensi memperburuk kondisi keuangan anda, setidaknya hal ini pernah saya alami juga.

Berikut ini beberapa kondisi bangunan yang dapat di kategorikan dalam 3 jenis.

1. Bangunan baru

Suatu bangunan di katakan baru, biasanya jika kondisinya di usia yang masih kurang dari 10 tahun. Bangunan dengan kondisi baru biasanya tidak memerlukan biaya perbaikan lagi jika anda membelinya, dengan kata lain rumah atau properti tersebut siap pakai tanpa di pusingkan untuk melakukan renovasi. Jika pun ada perbaikan yang harus di lakukan, biasanya masih mudah di tangani dan tidak terlalu memberatkan secara financial.

Membeli properti yang baru saja selesai di bangun, sudah pasti kondisi bangunannya masih dalam kondisi sangat baik. Namun seiring dengan tingginya permintaan properti dari tahun ke tahun, tak jarang rumah baru di bangun di lokasi yang kurang strategis atau jauh dari pusat keramaian.

2. Bangunan usia menengah atau sedang

Bangunan dengan usia sedang atau menengah biasanya di kategorikan jika usia properti tersebut kurang dari 20 tahun.

Kondisi bangunan di usia sedang terkadang juga memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Jadi sebelum anda memutuskan untuk membeli, sebaiknya identifikasi terlebih dahulu kerusakan atau masalah yang sedang di hadapi properti tersebut.

3. Bangunan tua

Bangunan dengan usia tua di kategorikan jika usianya sudah lebih dari 20 tahun. Kondisi bangunan yang sudah berumur tua, biasanya dapat kita identifikasi dengan mudah seperti kondisi bangunan yang terlihat lebih usang, struktur banguan yang terlihat tidak kuat, kerusakan yang banyak di temukan seperti atap bocor, beton yang mulai rapuh dan lain sebagainya.

Pentingnya Memperhatikan Kondisi Bangunan Properti Sebelum Membeli

Gambar: Ilustrasi Bangunan Tua

Jika anda sedang berencana membeli rumah dengan usia bangunan tua, entah itu karena harga yang di tawarkan penjual di bawah harga pasar atau lokasinya bagus, sebaiknya ambil waktu untuk menghitung ulang dan pertimbangkan dengan cermat.

Sebagai contoh, berikut saya ceritakan sedikit pengalaman saya dalam membeli rumah dengan kondisi bangunan yang kurang menguntungkan.

Suatu kali saya berencana untuk membeli rumah kos-kosan yang di targetkan untuk mampu menghasilkan passive income. Setelah lama mencari dan menyaring dari sekian banykanya properti di jual, akhirnya saya menemukan properti kos-kosan yang di jual cukup murah dan saya piikir berpotensi menghasilkan cashflow postif.

Tanpa pertimbangan matang, dan dalam waktu tidak terlalu lama akhirnya saya memutuskan membeli rumah tersebut. Tak sampai satu bulan berjalan, berbagai keluhan saya dapatkan dari penghuni yang menyewa rumah kos tersebut. Hal ini tentu saja karena kondisi bangunan rumah kos tersebut tidak baik, seperti atap yang sering bocor, kamar mandi yang bermasalah, sampai dengan masalah banjir jika hujan sedang datang.

Jujur saja kondisi demikian sungguh tidak menyenangkan, apalagi jika penyewa sampai menghubungi anda terus menerus.

Dari sekian banyaknya masalah yang di hadapapi properti kos-kosan tersebut, akhirnya saya menyadari mengapa penjual ingin menjual rumah kos tersebut dengan harga yang murah. Yah, sudah bisa di tebak kondisi bangunan rumah kos tersebut sudah tidak mendukung lagi untuk di tempati.

Masalah terus berlanjut, walaupun beberapa perbaikan kecil sudah sering kali di lakukan. Jika di hitung untuk biaya perbaikan yang sering di lakukan, rasanya cukup menguras isi kantong juga ^^.

Tidak berhenti sampai di situ, suatu hari rumah kos tersebut mengalami banjir yang sulit untuk berhenti sehingga mau tidak mau semua penghuni kos tersebut harus pindah.

Dari keadaan tersebut, dengan terpaksa juga saya harus secepatnya melakukan perbaikan. Setelah menghubungi tukang bangunan dan memberitahu untuk segera di perbaiki, akhirnya mereka menjelaskan bahwa di perlukan banyak perbaikan yang akhirnya harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit juga.

Sampai saat ini rumah tersebut masih dalam proses perbaikan. Bagi saya keadaan tersebut cukup memberatkan kondisi keuangan karena biaya yang di keluarkan cukup banyak. Bukan untung yang di dapat, malah yang terjadi selalu merugi berkali kali akibat kondisi bangunan yang tidak bagus ^^.

Dari cerita singkat di atas, ada beberapa pelajaran penting yang harus kita pahami sebelum memutuskan membeli properti, yaitu pentingnya mempertimbangkan dan mengidentifikasi kondisi bangunan. Sebaiknnya jangan pernah terburu-buru atau terbawa emosi ketika hendak membeli properti, entah itu karena harga yang di tawarkan murah atau lokasi yang cukup bagus.

Ada baiknya, untuk selalu mengambil waktu guna mengidentifikasi rumah yang akan anda beli. Perhatikanlah kondisi bangunan dengan seksama, jangan sampai anda merugi terlalu besar hanya karena tidak mampu dan tidak jeli melihat masalah yang sedang di alami sebuah bangunan.

Oke, sekian dulu artikel Pentingnya Memperhatikan Kondisi Bangunan Properti Sebelum Membeli semoga bermanfaat dan salam sukses buat anda semua.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *