Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Pentingnya Memahami Cash Flow Saat Berbisnis Properti

Dalam berbisnis apapun, rasanya “cashflow” merupakan kata yang terpenting yang harus diperhatikan secara cermat dan hati-hati. Namun tahukah anda bahwa pada kenyataanya banyak diantara kita yang kurang memahami apa itu cashflow dan mengapa cashflow itu merupakan hal yang terpenting? Kekurang pahaman mengenai kata cashflow banyak terjadi khususnya bagi kita yang baru saja mengenal dan memasuki dunia wirausaha.

Oke langsung saja, apakah itu cashflow? Cashflow atau arus kas merupakan laporan keuangan anda dimana didalamnya tedapat detail total seluruh pemasukan dan total pengeluaran yang terjadi dan biasanya akan di akumulasi perbulan. Dari jumlah seluruh pemasukan dan diselisihkan dengan jumlah total pengeluaran maka akan diketahui apakah laporan keuangan anda mempunyai “cashflow positif” atau malah “cashflow negatif”.

Sekarang lupakan dulu pengertian cashflow yang anda pelajari disekolah atau akademik yang terlalu njelimet dan berbelit sehingga sulit untuk kita pahami. Penting untuk anda ketahui seorang entrepreneur dan investor yang juga merupakan pelatih dan pemilik buku best seller Rich Dad Poor Dad yang paling fenomenal yaitu Robert T Kiyosaki harus membuat pendefinisiannya sendiri mengenai cashflow.

Pentingnya Memahami Cash Flow Saat Berbisnis Properti

Robert T Kiyosaki mengungkapkan untuk lebih memahami kata cashflow maka dia harus membuat defenisinya sendiri dan melupakan defenisi yang diberikan di akademik yang dia anggap kurang tepat bagi dia.

Jika cashflow yang anda hasilkan adalah casflow positif maka dapat dikatakan bahwa bisnis yang anda kelola tersebut merupakan “aset” bagi anda, dan sebaliknya jika cashflow yang dihasilkan adalah “cashflow negatif” maka bisnis yang anda kelola tersebut merupakan “kewajiban” atau liability bagi anda.

Lebih singkatnya lagi dapat dikatan bahwa cashflow positif adalah segala sesuatu yang memasukkan uang ke kantung anda, dan sebaliknya casflow negatif adalah segala sesuatu yang mengeluarkan uang dari kantung anda.

Kembali lagi ke properti, disinilah anda harus berhati-hati ketika hendak berbisnis di properti, ingat aset akan membuat anda semakin kaya karena aset akan terus memberikan penghasilan atau memasukkan uang ke kantung anda, sedangkan kewajiban atau liability akan membuat anda semakin miskin dan bermandi keringat untuk tetap berjuang, karena setiap bulannya anda harus membayar atau mengeluarkan isi kantung anda.

Dengan pemahaman diatas maka sangat disarankan bagi kita, jika hendak berbisnis atau investasi di properti untuk lebih mengutamakan cashflow postif dibandingkan capital gain sehingga aset anda akan bertumbuh terus dan anda tidak terperangkap di dalam utang.

Sekian dulu artikel Pentingnya Memahami CashFlow Saat Berbisnis Properti semoga kita semakin paham dan bijak untuk memahami cashflow agar kita bisa mendapatkan financial freedom dari bisnis properti.

Demikian artikel Pentingnya Memahami CashFlow Saat Berbisnis Properti terimakasih sudah berkunjung semoga bermanfaat untuk anda.

Baca juga artikel ini 12 Trik Negoisasi Paling Jitu Untuk Membeli Properti

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *