Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha PropertiBandar Online Terpercaya

Penjualan Properti Menurun Di Tahun 2015

Penjualan Properti Menurun Di Tahun 2015 ~ Adanya beberapa aturan baru dari pemerintah yang membuat kondisi ekonomi berubah rupanya telah membuat pasar penjualan properti pada tahun 2015 ikut menurun drastis.

Hal ini juga di ungkapkan oleh ketua umum DPP Real Estate Indonesia yaitu Eddy Hussi yang mengatakan penjualan properti anjlok hingga 25% jika di banding tahun lalu.

Anjloknya trend properti sebenarnya sudah di rasakan oleh pelaku pasar dari tahun 2013, 2014 hingga tahun 2015 yang di nilai semakin menurun saja.

Penjualan Properti Menurun Di Tahun 2015

Gambar: Ilustrasi Penjualan Properti Menurun Di Tahun 2015

Terjadinya penurunan penjualan properti tentu saja di pengaruhi beberapa kondisi dan adanya aturan baru yang di terapkan pemerintah, seperti kebijkan Loan to Value (LTV) oleh Bank Indonesia (BI) yang berlaku secara nasional di mana kebijakan ini mengatur besaran batas uang muka atau DP pembayaran kredit kepemilikan rumah (KPR) kepada konsumen.

Loan To Value (LTV) mengatur batas pengucuran kredit  tiap satu unit rumah di atas 70 m2 sebesar 70%, dengan kata lain juga nasabah harus membayar uang muka pada saat pembellian sebesar 30% sebagai syarat untuk mendapatkan pembiayaan KPR dari bank.

Aturan dari BI mewajibkan konsumen pada pembayaran uang muka yaitu untuk KPR pertama sebesar 30%, KPR kedua 40%, ketiga dan seterusnya sebesar 50%. Dengan adanya kebijakan yang semakin ketat tersebut di nilai semakin mempersulit investor untuk berinvestasi di sektor proeprti.

Tidak berhenti disitu, beberapa kondisi pasar juga sangat mempengaruhi penurunan atau mulai lesunya pasar properti di tahun 2015 seperti terjadinya kenaikan harga BBM (Bahan nakar Minyak), rupiah yang melemah terhadap dolar sehingga mempertinggi biaya produksi sebuah rumah hingga hasil akhirnya harga yang di tawarkan oleh pengembang semakin mahal saja.

Sebenarnya para pengamat sebelumnya juga sudah mengungkapakan hal yang sama. Ali dalam sebuah kesempatan menuturkan bahwa di tahun 2015 merupakan titik terendah dalam penjualan properti di banding tahun-tahun sebelumnya.

Melihat kondisi di atas, kita sebagai investor hendaknya semakin bijak melihat pertumbuhan pasar properti. Sekalipun banyak para pengamat memprediksi anjloknya pasar properti, bukan tidak mungkin juga anda mendapat kentungan di tahun 2015 dalam bisnis properti.

Selalu saja ada kemungkinan atau probability untuk menemukan properti yang menguntungkan pembeli atau investor. Untuk mencari properti yang menguntungkan tentu saja ada strateginya, karena tak semua properti yang di jual bisa memberikan keuntungan.

Di perlukan pengetahuan untuk melihat properti yang berpotensi menguntungkan, kejelian melihat lokasi yang prospek, dan faktor lainnya.

Sekian dulu artikel kali ini untuk Penjualan Properti Menurun Di Tahun 2015 semoga bermanfaat untuk anda, salam sukses.

Bantu Bagikan:
3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *