Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Pemerintah Segera Mengkaji Ulang Patokan Harga Rumah Sederhana

Pemerintah Segera Mengkaji Ulang Patokan Harga Rumah Sederhana ~ Melanjutkan posting sebelumnya harga tanah dan material mahal, pengembang menuntut kenaiklan harga, kali ini penulis akan meneruskan menganai rencana pemerintah untuk segera mengkaji ulang patokan harga rumah khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Baru-baru ini pemerintah mengimbau pengembang besar untuk tidak hanya membangun rumah mewah, namun juga membangun rumah sederhana yang di targetkan untuk masyarakat MBR, untuk itu pemerintah mengupayakan defenisi ulang tentang patokan harga agar para developer tidak merugi, seperti yang di keluhkan para pengembang serta ketua REI Indonesia selama ini.

Seperi yang di ungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat (PURR) Basuki Hadimuljono, defenisi rumah sederhana harus di rinici lagi. Jika dulu ukuran rumah 70 meter persegi di anggap sederhana, kalau untuk sekarang adalah 36 meter persegi.

Pemerintah Segera Mengkaji Ulang Patokan Harga Rumah Sederhana

Gambar: Rumah sederhana, elegan

Tidak hanya masalah defenisi rinci, dari segi harga juga perlu di revisi dengan PMK Rp 114 juta karena di Jakarta tidak dapat di temukan lagi rumah seharga Rp 114 juta.

Dari kondisi di atas, Basuki mengatakan harga rumah sederhana akan segera di kaji ulang. Nilainya mungkin di patok dari harga Rp 144 juta – Rp 250 juta. Sedangkan harga maksimal rumah tapak sederhana saat ini menurut Direktur Pembiayaan Perumahan, Maurin Sitorus adalah Rp 110 juta untuk Jabodetabek, sementara Kalimantan Rp 121 juta dan Rp 174 juta untuk daerah Papua.

Dari segi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) akan di bebaskan tidak hanya untuk rumah tapak tapi juga di bebaskan untuk pemilik rumah susun. Dari rencana pembebasan PPN adalah sebesar 10 persen.

Baca juga:

Harga Tanah dan Material Mahal, Pengembang Menuntut Kenaikan Harga

7 Tips Efektif Mencari Properti Saat Pameran

Tahun Ini Pembelian Rumah KPR Menurun

Untuk pengkajian lebih lanjut Basuki meminta Dirjen Pembiayaan perumahan dan Direjen Penyediaan  perumahan Syarif Burhanuddin bersama developer melakukan forum group discussion (FGD) kembali dalam waktu dekat.

Selain akan mengkaji defenisi rumah sederhana, Basuki juga menambahkan untuk membuat standar perizinan di setiap daerah karena selama ini tidak semua kota memiliki jumlah perizinan yang sama.

Sampai disini dulu artikel Pemerintah Segera Mengkaji Ulang Patokan Harga Rumah Sederhana semoga bermanfaat untuk anda.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *