Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

KPR Untuk Pekerja Luar Negeri

KPR Untuk Pekerja Luar Negeri ~ Bagi anda pekerja luar di negeri saya yakin anda pasti menemukan sedikit kesulitan ketika hendak mengajukan KPR ke bank nasional untuk pembelian rumah.

Hal ini juga pernah saya alami ketika hendak membeli rumah dengan memanfaatkan sistim KPR untuk pendanaan pembelian rumah. Untuk sekedar informasi, sebelumnya saya bekerja di luar negeri tepatnya di Papua Nugini.

Nah, suatu saat saya pernah berencana membeli sebuah rumah dengan memanfaatkan KPR dari bank, KPR sendiri saya pikir menjadi pilihan yang tepat karena keterbatasan dana cash yang saya miliki. Untuk mewujudkannya saya menunggu hingga saya mendapat cuti dari perusahaan dan balik ke Indonesia untuk segera mengajukan permohonan KPR.

Ketika waktunya sudah mau balik cuti, saya segera mempersiapkan dokumen untuk persayaratan pengajuan KPR seperti surat keterangan kerja dari perusahaan, rekening koran 3 bulan terakhir, surat keterangan gaji dan dokumen lainnya yang diperlukan untuk pengajuan.

Namun sebelum memasukkan permohonan pengajuan KPR, pertama saya menghubungi bank-bank nasional dan menjelaskan maksud saya serta memberitahukan bahwa saya bekerja di luar dan tidak berdomisili di Indonesia.

KPR Untuk Pekerja Luar Negeri

Selanjutnya pihak bank memberikan informasi bahwa untuk pengajuan KPR bagi pekerja di luar negeri saat ini belum bisa di terima dengan alasan sebagai berikut.

1. Syarat untuk pengajuan KPR harus berdomisili di Indonesia.

Point pertama ini sudah jelas dimana dalam persyaratan pengajuan KPR, pemohon harus seorang WNI dengan catatan harus berdomisili di Indoensia. Nah bagi anda pekerja luar negeri yang berdomisili di luar atau dengan kata lain jarang pulang, maka permohonan anda akan di tolak saat mengajukan KPR ke bank nasional.

2. Perusahaan tempat anda bekerja di luar negeri harus mempunyai cabang di Indonesia.

Syarat berikutnya jika anda bekerja di luar negeri adalah tempat perusahaan anda bekerja di luar harus mempunyai cabang di Indonesia untuk tujuan memudahkan pihak bank melakukan verifikasi. Jika perusahaan anda tidak memiliki cabang di Indonesia maka tentu saja anda akan kesulitan untuk mengajukan KPR.

3. Bank tidak mau terlalu mengambil resiko bagi kreditur yang berdomisili di luar.

Seperti di jelaskan pada point pertama dan kedua, bank sepertinya tidak mau mengambil resiko bagi pemohon yang bekerja dan berdomisili di luar dengan alasan sulit untuk di verifikasi khususnya juga jika terjadi masalah di kemudian hari seperti terjadinya kredit macet, penunggakan kredit dan lain sebagainya.

Penolakan pengajuan permohonan KPR bukan saja hanya saya dapatkan dari satu bank nasional saja, melainkan semua bank-bank nasional yang saya mintai keterangan juga memberikan alasan yang hampir sama.

Bank sendiri tidak akan melihat seberapa besar gaji yang anda terima di luar negeri, melainkan saat pengajuan KPR syarat anda sebagai pemohon lah yang paling utama yang harus di penuhi. Banyak teman kita yang statusnya sebagai pekerja luar negeri yang bergaji tinggi, namun saat hendak mengajukan KPR akan ditolak dengan alasan seperti di sebutkan di atas.

Namun jika memang anda sangat membutuhkan dana KPR untuk membeli rumah, dan anda memang yakin mampu untuk mencicil atau melunaskannya dalam beberapa tahun ke depan, maka anda tak perlu khawatir karena masih banyak bank swasta yang berlomba-lomba untuk menwari anda pinjaman berupa KPR.

Hal tersebut saya alami saat mengajukan permohonan ke bank swasta. Disaat semua bank-bank nasional sudah menolak permohonan KPR, saya malah memasukkan permohonan pengajuan ke banyak bank swasta yaitu bank BPR (Bank Perkreditan Rakyat) dalam waktu bersamaan.

Bank BPR mempunyai banyak cabang di setiap daerah, namun begitu perlu anda ketahui bahwa bunga KPR yang diberikan bank BPR biasanya lebih tinggi di bandingkan bank nasional. Sebagai tips buat anda, masukkanlah permohonan pengajuan KPR anda ke banyak cabang sekaligus dalam waktu yang sama dan pilihlah bank yang memberikan bunga terendah dengan plafond tertinggi dan masa kredit yang paling lama.

Jika anda kurang paham, jangan ragu untuk menanyakan marketing KPR dari bank tersebut, perlu juga anda pahami bunga KPR yang diberikan biasanya berkisar antara 12% sampai dengan 18%, hal itu tentu saja tergantung dari aturan bank itu sendiri, dan biasanya masih bisa juga di negoisasikan dengan pihak bank.

Sekian dulu artikel KPR Untuk Pekerja Luar Negeri semoga bisa membantu anda khususnya bagi anda yang bekerja di luar negeri yang ingin mengajukan KPR untuk pembelian rumah.

Baca juga artikel ini Cara Menaksir Harga Rumah Bekas

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *