Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Kepercayaan Investor Asing Anjlok Hingga 21%

Kepercayaan Investor Asing Anjlok Hingga 21% ~ Iklim ekonomi dan politik yang kurang mendukung di Indonesia, ternyata membuat tingkat kepercayaan investor asing dan pebisnis Eropa untuk berinvestasi di Indonsia anjlok hingga 21%.

Penurunan tingkat kepercayaan investor tersebut begitu drastis dari 71% pada 2014 silam, menjadi 50% pada periode survei November 2015 hingga januari 2016.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor iklim invesatasi, kebijakan fiskal dan situasi politik yang kurang mendukung, ujar Ketua Dagang Inggris (Britcham), Adrian Short, saat melaporkan hasil jajak pendapat yang dilakukan organisasinya bersama Kamar Dagang Eropa (Eurocham), di Jakarta pada Rabu(3/2/2016) sore.

Kepercayaan Investor Asing Anjlok Hingga 21%

Disamping itu, dari faktor kendala yang tengah dihadapi, sebanyak 170 investor Eropa yang diwawancarai oleh Britcham dan Eurocham, mayoritas mengataklan regulasi, birokrasi serta kebijakan ketenagakerjaan menjadi masalah terbesar saat berinvestasi di Indonesia.

Jika diamati hal ini cukup menarik, mengingat sejak September 2015 silam, pemerintah Indonesia sebenarnya sudah mengeluarkan sembilan paket kebijakan ekonomi yang difokuskan untuk menyelesaikan isu masalah tersebut.

Sayang, lebih dari separuh investor menilai “tidak yakin dengan paket-paket kebijakan ekonomi tersebut akan diterapkan dengan tepat”.

Baca juga:

Dibayangi ketidaknyamanan para investor asing, Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) mengklaim, walaupun butuh waktu, paket-paket kebijakan ekonomi akan memperbaiki iklim investasi sebab berfokus memotong regulasi birokrasi panjang yang selama ini menjadi momok yang menyulitkan bagi investor.

Demi semakin menarik investor asing, BKPM saat ini tengah mengurangi daftar negatif investasi, yang diharapkan rampung pada Maret tahun ini.

Yang saat ini baru diputuskan, sekarang asing bisa 100% memiliki e-commerce, bioskop, pembuatan dan distribusi film, serta pembangkit tenaga listrik panas bumi diatas 10 megawatt, ujar Kepala BPKM, Franky Sibarani baru-baru ini.

Franky mengatakan sekitar 700 bidang usaha sedang di pertimbangkan pemerintah agar lebih terbuka untuk asing.

Namun Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik menegaskan jika ingin memperbaiki iklim investasi secara keseluruhan, Indonesia seharusnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan para investor, sebelum kebijkan diambil.

Meskipun tingkat kepercayaan untuk berinvestasi di Indonesia saat ini anjlok, Investor Eropa diyakini pada tahun-tahun mendatang tetap akan melakukan investasi besar di Indonesia.

Indonesia juga dinilai harus waspada, mengingat saat ini Eropa sudah melihat Indonesia sebagai bagian dari kawasan ASEAN, yang tentunnya investor juga mencari peluang-peluang di Negara tetangga seperti Vietnam, Thailand dan Malasya.

Semoga saja pemerintah mampu memperbaiki iklim investasi dan tingkat kepercayaan investor asing. Dengan meningkatnya investor asing kita harap pertumbuhan investasi dalam bidang Properti juga melejit tinggi.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *