Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha PropertiBandar Online Terpercaya

Jenis-Jenis Sertifikat Kepemilikan Lahan Atau Rumah

Salah satu hal paling penting yang harus anda perhatikan sebelum membeli rumah atau sebidang lahan adalah masalah kelengkapan dokumen rumah atau lahan itu sendiri. Dokumen tersebut dapat berupa sertifikat hak milik, hak guna, hak pakai dan sebagainya.

Memperhatikan sertifikat kepemilikan sebuah lahan atau rumah menjadi penting untuk menghindari masalah yang tidak di ingingkan di kemudian hari, seperti terjadinya sengketa lahan, ditemukannya kepemilikan ganda sehingga terjadi saling klaim dan lain sebagainya.

Jika anda adalah seorang pemula di dalam properti, mengetahui jenis-jenis sertifikat kepemilikan lahan atau rumah merupakan hal yang wajib anda ketahui.

Oke, dibawah ini akan dijelaskan jenis-jenis sertifikat kepemilikian lahan atau rumah.

1. Girik

Girik bukanlah merupakan jenis kepemilikan sebuah rumah atau lahan, melainkan girik merupakan bukti pembayaran pajak atas suatu lahan yang menjadi bukti bahwa seseorang telah menguasai sebuah lahan. Girik biasanya berupa hak milik adat yang diwariskan kepada seseorang dimana lahan tersebut belum didaftarkan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional). Jadi surat girik tersebut bukanlah sebuah sertifikat, melainkan girik hanyalah sebuah surat yang menandakan bahwa seseorang telah menguasai sebidang lahan.

Jika anda masih berstatus pemula di dalam properti maka sangat disarankan untuk tidak membeli rumah yang berstatus girik, karena walaupun harganya biasanya under value atau harga jauh dibawah harga pasar, tapi anda harus ingat bahwa lahan atau rumah yang berstatus girik tidak diakui oleh bank dan tidak bisa anda gunakan sebagai agunan.

Anda bisa saja mengurus status girik tersebut hingga berstatus sertifikat seperti hak milik, tapi tentu saja hal tersebut bukan hal yang mudah dan cepat anda lakukan. Banyak proses yang harus anda hadapai, dan biasanya lahan atau rumah dengan status girik sangat rentan dengan sengketa.

2. SHGB

Sertifikat Hak Guna Bangunan atau disingkat SHGB merupakan sertifikat dimana pemiliknya hanya berhak untuk mengelolah sebuah bangunan diatas sebuah tanah atau lahan. Kepemilikan jenis sertifikat SHGB mempunyai batasan waktu yaitu selama 20 hingga 30 tahun.

Kemudian jika masa tersebut telah berakhir, maka si pemilik wajib melaporkan ke BPN guna memperpanjang kembali. Jika si pemilik tidak memperpanjang atau lalai untuk mengurus maka lahan tersebut akan kembali menjadi milik negara.

Namun demikian pada umumnya kepemilikan dengan sertifikat SHGB masih bisa ditingkatkan menjadi SHM, dan untuk masalah bagaimana meningkatkan status kepemilikian tersebut maka anda perlu untuk mengunjungi dan menanyakan Notaris ataupun BPN (Badan Pertanahan Nasional).

Jenis sertifikat SHGB dapat diakui dan dijadikan sebagai agunan jika anda hendak memberikannya ke bank, berbeda bukan dengan jenis status girik yang disebutkan diatas.

3. SHM

SHM atau Sertifikat Hak Milik merupakan jenis sertifikat yang memiliki bukti kepemilikan paling kuat dan tidak memiliki batasan waktu seperti yang terdapat pada SHGB. Pemilik lahan atau rumah dengan sertifikat SHM mempunyai hak penuh atas suatu rumah, lahan, atau tanah. SHM juga merupakan bukti kepemilikan yang paling valid dari jenis sertifikat lainnya.

Jenis-Jenis Sertifikat Kepemilikan Lahan Atau Rumah

Sertifikat yang berstatus hak milik atau SHM dinilai menjadi yang paling aman dan tentu saja diakui dan mudah diterima oleh bank. 

Berikutnya selain disebutkan diatas, ada beberapa status hak guna atas sebidang tanah ataupun rumah dan bangunaan lainnya seperti hak guna usaha (HGU) dan hak pakai (SHP) namun kedua jenis surat tersebut bukanlah sertifikat kepemilikan, melainkan hanya sebuah surat pernyataan sebagai hak guna atau hak pakai saja.

Oke, demikian dulu artikel Jenis-Jenis Sertifikat Kepemilihan Lahan Atau Rumah semoga bermanfaat dan dapat membantu anda untuk lebih berhati-hati dalam melihat kelengkapan dokumen dan sertifikat dari sebuah rumah atau lahan yang akan di beli.

Baca juga artikel ini 5 Situs Jual Properti Terbesar

Bantu Bagikan:
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *