Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

Jangan Pernah Menggunakan Asumsi Saat Hendak Beli Properti

Pada dasarnya pebisnis di bidang properti mempunyai level yang berbeda-beda. Di mulai dari level penjudi atau gambler, pedagang sampai ke investor.

Sesuai dengan judul artikel di atas, kali ini kita akan membahas pentingnya menghindari keputusan yang hanya berdasarkan asumsi saat hendak membeli properti. Kata asumsi artinya adalah anggapan atau dalam bahasa inggris disebut juga dengan assume.

Mungkin anda sedikit bertanya, apa hubunganya asumsi dengan beli properti? Oke, asumsi di sini maksudnya adalah mengambil keputusan hanya berdasarkan tanggapan atau tafsiran saja dan bukan berdasar pada kenyataan yang sedang di hadapi.

Jika di kategorikan, orang yang menggunakan asumsi saja saat beli properti, maka bisa dikatakan orang tersebut adalah penjudi atau gambler. Mengapa demikian? Ya, tanpa menghitung dengan cermat atau menganalisa cashflow dari properti apakah untung atau rugi sebelum membeli, maka cara ini dapat di katakan sebagai penjudi.

Apakah dengan cara berjudi anda bisa kaya melalui properti? Jawabanya tentu saja bisa, namun ada kemungkinan besar juga anda akan gagal dan berada dalam keadaan financial yang terpuruk. Untuk itu sebelum anda memutuskan untuk membeli properti, sebaiknya analisa dengan cermat dan hitung untung rugi jika properti tersebut anda beli.

Dengan kata lain, jangan hanya berasumsi bahwa pertumbuhan properti akan meningkat tajam, dan pasti untung di kemudian hari. Jika hanya mengandalkan asumsi tanpa memperhatikan cashflow yang sebenarnya, maka bisa jadi anda akan merugi setiap bulan dengan pengeluaran yang tidak sedikit untuk membiayai properti tersebut.

Orang yang berjudi ketika beli properti biasanya mereka yang terlalu percaya diri dan cenderung ikut-ikutan, ketika orang lain berlomba-lomba beli properti di satu lokasi maka mereka juga akan ikut membeli tanpa mengetahui dan menganalisa cashflow properti yang akan mereka beli.

Penjudi biasanya hanya berdoa dan berharap semoga propertinya akan naik. Cara seperti ini tentu saja tidak baik dan harus kita hindari.

Seperti yang sering di ungkapakan guru properti, cara terbaik jika hendak membeli properti adalah “untung saat membeli”. Nah, agar untung saat membeli tentu anda harus benar-benar mengetahui dan menghitung dengan bijak untuk memastikan cashflow positif atau memberikan keuntungan.

Cara Untung Saat Beli Properti

Cashflow positif berarti penghasilan yang di dapat lebih besar jika di kurangkan dengan total pengeluaran setiap bulannya. Untuk menghitung untung atau rugi anda hanya cukup peka terhadap dua variable yaitu pemasukan dan pengeluaran.

Hitung total pemasukan yang di dapat, seperti hasil sewa perbulan dan kurangkan dengan seluruh pengeluaran, seperti cicilan KPR, biaya air listrik sampai dengan biaya perawatan. Jika hasilnya positif dan sebanding dengan uang yang anda keluarkan, maka properti tersebut layak anda beli, dan sebaliknya jika hasilnya negative atau rugi sebaiknya hindari untuk membeli.

Baca: Berada di level manakah anda ketika masuk di properti

Oke itu dulu artikel yang dapat saya bagikan untuk hari ini, semoga bermanfaat untuk anda semua Silahkan berikan komentar anda mengenai topik artikel ini.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *