Cara Bisnis Properti, Investasi Properti dan Desain Rumah Minimali

Usaha Properti

12 Trik Negoisasi Paling Jitu Untuk Membeli Properti

Setelah anda membuat beberapa daftar properti yang anda tetapkan layak untuk di ajukan penawaran maka sekarang adalah saatnya untuk melakukan negosisasi dengan penjual properti tersebut.

Ingat pada postingan sebelumnya sudah kita singgung untuk membeli satu properti anda perlu melihat minimal 100 properti atau lebih dan kemudian anda perlu memfilter menjadi beberapa properti yang layak untuk masuk ke daftar penawaran.

Dibawah ini akan dijelaskan bagaimana tips untuk melakukan negoisasi dengan penjual agar anda tetap untung atau terhindar dari kesalahan dan kerugian pada saat melakukan deal properti dengan penjual. Oke langsung saja tips ini boleh anda ikuti dan patut anda terapakan pada saat negoisasi properti

1. Ketahui harga pasar properti yang akan dibeli.

Hal yang paling penting sebelum anda melakukan negoisasi dengan penjual properti adalah pastikan dulu anda sudah mengetahui harga pasaran dari properti yang akan anda beli tersebut. Untuk mengetahui harga pasaran sebuah rumah dalam suatu lokasi anda boleh baca dulu pada postingan sebelumnya yang mengulas 5 Analisa Kunci Sebelum Memutuskan Membeli Properti.

Mengetahui harga pasar dari sebuah properti yang akan dibeli menjadi begitu penting, karena dari sinilah kita akan memutuskan berapa harga yang pantas kita ajukan dalam penawaran dan berapa harga maksimal yang akan kita buat saat bernegoisasi.

2. Jangan pernah jatuh cinta pada properti

Masalah yang ini sudah banyak di ulas oleh para pakar properti dimana anda jangan sampai jatuh cinta atau tertarik dan suka pada poperti yang anda lihat entah karena rumah tersebut cantik atau berada di lokasi yang bagus.

Jika anda sudah jatuh cinta dan tertarik pada sebuah properti maka dalam situasi seperti ini seringkali anda akan menghiraukan pikiran logis untuk berpikir lebih panjang, sehingga jika deal di lakukan saat itu juga, hampir dipastikan anda akan seringkali mengalami kergian atau mendapatkan harga yang kemahalan.

3. Ingat dasar atau motivasi utama melakukan penawaran adalah karena adanya cashflow

Disinilah salah satu kesalahan yang tidak begitu dipahami banyak orang ketika hendak membeli sebuah properti. Sebelum anda melakukan penawaran kepada pemilik rumah, anda harus memiliki analisa dan hitung-hitungan yang baik mengenai potensi cascflow dari rumah tersebut.

Saat anda menganalisa cashflow, pastikan dulu sudah mengetahui harga pasaran dan kemudian hitung potensi pendapatan, selanjutanya selisihkan potensi income per bulannya di kurangi dengan pengeluaran perbulan untuk properti tersebut seperti pengeluaran untuk angsuran KPR, biaya listrik dan air, perawatan, keamanan, iuran sampah dan sebagainya.

Jika berpotensi cahsflow positif yang baik maka penawaran untuk negoisasi layak untuk dilakukan segera.

 4. Bersiap untuk melakukan kompromi

Tidak ada negoisasi tanpa kompromi, ya kalimat itu benar. Dengan tetap memegang kendali saat negoisasi anda harus bersiap-siap untuk kompromi dengan penjual.

12 Trik Negoisasi Paling Jitu Untuk Membeli Properti

Dengan kata lain anda harus mampu flexible, misalnya jika angka penawaran anda disetujui dan deal dengan pembeli, dan selanjutnya pemilik rumah meminta tenggang waktu satu bulan untuk pindah ke rumah barunya, tentu anda harus bisa menyetujuinya sepanjang hal tersebut tidak menggangu rencana anda selanjutnya.

5. Ajukan penawaran harga setelah 3-4 hari setelah survey dilakukan

Pada postingan sebelumnya point yang satu ini sudah dijelaskan, dimana untuk mengajukan penawaran setelah anda melakukan survei, jangan langsung tanyakan harga pada saat itu sebaliknya berikanlah waktu pada diri anda untuk menghitung dan mempertimbangkan selama 3-4 hari agar anda terhindar dari deal yang merugikan dan berpikir tidak logis dalam mengajukan harga, dengan demikian akan meminimalisir anda dari pembelian yang over price atau kemahalan.

6. Tentukan batas maksimal penawaran sebelum negoisasi dilakukan

Menentukan batas maksimal harga penawaran penting untuk anda tetapkan sebelum negoisasi dilakukan. Pertimbangkan budget dan batas kemampuan anda dalam pembayaran.

Misalnya jika anda ingin membeli rumah seharga 500 juta dan sekarang anda sudah mendapatkan modal untuk DP sejumlah 30% atau 150 juta, maka sisanya 350 juta jika anda akan KPR kan dengan bunga rata-rata yang 11-13% maka cicilan peerbulan untuk KPR sama dengan sekitar 4,8 juta selama 10 tahun.

Nah jika anda merasa mampu dengan pengeluaran diatas dan anda hitung dengan jumlah pengeluaran tersebut masih tetap untung, maka sekarang kita akan lebih paham di angaka berapa batas harga yang bisa kita ajukan.

Sekarang jika rumah yang anda incar adalah seharga 650 juta maka target anda adalah bagaimana menjadikan deal tersebut dengan cara negoisasi sehingga berada di batas harga 500 juta, karena di angka tersebutlah batas maksimal yang anda mampu dan anda anggap masih untung.

7. Tawar dengan harga yang wajar

Selanjutnya kembali ke penawaran harga. Untuk melakukan penawaran maka anda harus menawar dengan membuat harga yang wajar, misalnya harga rumah incaran anda sekarang harganya sama dengan 650 juta, sedangkan batas maksimal harga yang anda targetkan adalah 500 juta, maka sebaiknya ajukan penawaran di angka 400 juta.

Dengan demikian masih ada rentang harga yang bisa anda negoisasikan sebesar 100 juta dari batas maksimal harga penawaran anda.

8. Pemenang adalah yang terakhir menyebutkan angka

Dalam negoisasi jangan pernah menjadi yang pertama menyebutkan harga. Sebaliknya biarkan saja penjual yang pertama menyebut harga. Biarkan penjual menyebutkan berapa harga jual dan mau turun sampai angka berapa.

Setelah menyebutkan harga jual biasanya penjual akan menanyakan kepada anda berapa angka penawaran anda, dalam situasi seperti ini anda jangan langsung saja menjawab harga tersebut apalagi harga yang disebutkan masih jauh dari harga yang sudah anda tetapkan, biarkan saja penjual menyebutkan sampai angka berapa harganya bisa turun.

9. Jangan pernah terpengaruh oleh broker atau penjual

Poin yang satu ini menjadi sangat penting di saat negoisasi sedang berlangsung. Ini pengalaman yang pernah saya dapatakan pada saat negoisasi, biasanya setelah anda memberitahukan bahwa anda berminat dengan rumah penjual, maka jika anda tidak memeberikan kabar selang beberapa hari ke penjual tersebut, biasanya mereka akan menghubungi anda dan mengatakan bahwa rumahnya sudah ada orang yang berminat dan serius untuk membelinya.

Dalam kondisi seperti ini anda jangan langsung terpancing dengan informasi yang diberikan penjual atau broker rumah tersebut. Tetap konsisten pada diri anda, dan jika anda masih mampu tetap bertahan mereka akan menghubungi anda kembali dan menyebutkan harga yang biasanya sudah turun dari harga sebelumnya.

Tetaplah berhati-hati dalam melakukan deal, selalu ingat pada pertimbangan anda sebelumnya, jangan sampai harga deal melewati batas angka makasimal yang sudah anda tetapkan.

10. Kompromikan tenggang waktu pembayaran

Setelah deal harga sudah disepakati, maka sekarang saatnya mengkompromikan tenggang waktu pembayaran. Ingat pembiayaan anda nantinya akan dibantu oleh bank, dan ini biasanya memakan waktu  sekitar satu bulan sampai ke proses pencairan dana.

Untuk itulah pentingnya mengkompromikan tenggang waktu pembayaran, katakan kepada penjual bahwa pelunasan perlu waktu hinga satu bulan atau boleh lebih.

11. Usahakan tidak memberikan uang muka terlebih dahulu

Anda akan dikatakan seorang negosiator ulung jika anda mampu meyakinkan penjual dan deal tanpa memberikan uang muka sepeserpun. Namun jika dalam keadaan terpakasa atau penjual memang sangat butuh uang, anda boleh memberikan DP tapi usahakan dalam jumlah kecil. Dengan memberikan DP juga akan meyakinkan penjual bahwa anda adalah pemebeli yang serius.

12. Pantau perkembangan harga properti yang sebelumnya anda targetkan

Selanjutnya anda juga perlu terus memantau perkembangan harga rumah yang anda tawar sebelumnya. Lakukan cek setiap dua atau tiga bulan apakah properti itu sudah terjual atau belum dan apakah harganya masih sama atau tidak. Sering ditemui penjual yang frustasi karena rumahnya tidak laku-laku akan menjual rumah tersebut dengan harga miring.

Demikianlah postingan saya untuk 12 Trik Negoisasi Paling Jitu Untuk Membeli Properti semoga dengan adanya artikel ini anda mampu mendapatkan hot deal terbaik sehingga anda bisa meraup keuntungan.

Sekian artikel 12 Trik Negoisasi Paling Jitu Untuk Membeli Properti terimakasih sudah berkunjung semoga bermanfat untuk anda.

Baca juga artikel ini Pengertian Capital Gain Dalam Properti

Bantu Bagikan:
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *